RSS

The Da Vinci Code; Penghujatan Dibalik Sebuah Bacaan (Penutup)

29 Sep

Shalom….

Ini adalah part terakhir dari artikel The Da Vinci Code….

Untuk part ini, saya akan memberikan artikel penutup berupa opini, kesimpulan, dan saran saya terhadap semua umat Kristiani terkait buku DVC tersebut…

Semenjak gereja berdiri dua ribu tahun yang lalu, serangan terhadap iman Kristiani tidak pernah surut. Serangan tersebut berasal dari kelompok bidat maupun orang-orang yang menolak yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Jika dahulu serangan berupa pembunuhan keji terhadap para rasul (Stefanus, simon Petrus, Andreas, dll), pembantaian massal terhadap orang Kristen (zaman kekisaran kaisar Nero, Herodes, dll). Maka saat ini serangan menggunakan cara yang halus… Umat Kristen yang tidak peka terhadap sejarah gereja diracuni dengan fiksi dan fakta palsu tentang sejarah gereja…. DVC bukan hal baru dalam terror terhadap iman Kristen, sebab masih banyak buku, tulisan, dan artikel lain yang memutarbalikkan, membeberkan fiksi, bahkan memprovokasi serangan baik secara fisik maupun psikis terhadap umat Kristen. Hanya saja, DVC disertai promosi besar-besaran dan keahlian penulis dalam menciptakan rasa penasaran pembaca yang membuat buku ini booming guna mendatangkan keuntungan finansial bagi penulis maupun penerbit.

Lalu, mengapa orang Kristen diam saja menanggapi hal ini? Bukan karena orang Kristen setuju dengan Dan Brown, melainkan karena orang Kristen berfikir obyektif, kritis, namun tetap menggunakan dasar kasih dalam bertindak…

Mengapa orang Kristen tidak mengajukan protes keras terhadap Dan Brown, memblokir peredaran buku DVC dan ramai-ramai menghukum Dan Brown sebagai hukuman telah menghujat Tuhan? Jawabnya bukan sekedar karena hal itu tidak diajarkan oleh Yesus Kristus pada umat Kristen, melainkan hal itu DILARANG dalam ajaranNya. Dalam Mat 5:46-48 dikatakan jika kita hanya berbuat baik pada orang-orang yang berbuat baik tidak ada bedanya kita dengan orang-orang yang tidak kenal Tuhan… Karena umat Tuhan harus mengasihi tanpa terkecuali, tanpa pamrih, dan tanpa sesal… itulah Kasih Agape, the real love…

Lalu bagaimana kita mengasihi Dan Brown dan orang-orang yang mempercayai buku ini? Doakan mereka agar Tuhan mengampuni dan membuka mata, hati, dan pikiran mereka sehingga kembali ke jalanNya…

At the end… I just wanna say.. GOD BLESS YOU ALL….

About these ads
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: