RSS

The Lost Christmas…

25 Dec

Shalom semuanya….

Selamat memperingati hari lahirnya Juruselamat… Yesus Kristus….

Sengaja saya buat postingan ini disaat Natal… Sebenernya sih, inspirasi untuk nulis hal ini sudah lama… Tapi baru bisa nulis sekarang… #By the way, ini kenapa saya jadi curhat sih??πŸ˜›πŸ˜€ hahahaha.. tenang.. tenang.. ga usah pake dilempar duit segala.. (ngarep).

Sebelumnya.. satu yang ingin saya tanyakan… Apa arti natal bagimu????

Kali ini akan saya sampaikan 2 versi natal…. Natal seremonial… dan Natal yang sebenarnya…

Sejarah Natal/Christmas…

Natal merupakan kebudayaan romawi kuno, kata natal berasal dari kata Natalis (Bhs. Latin) yang berarti kelahiran…Natal berasal dari Dies Natalis solis invictus (hari kelahiran dewa matahari yang tak terkalahkan), atau hari kelahiran dewa matahari yang merupakan dewa bangsa romawi kuno. Natal biasanya dirayakan dengan menghiasi rumah, taman, dan jalan-jalan dengan berbagai asesoris… disertai pesta yang meriah, makanan yang berlimpah, dan banyak kesenangan…

X-mas Party

Kemudian pada tahun 300 M, Kristen masuk dan menjadi agama resmi bangsa Romawi… ketika Kaisar Konstantin berkuasa… Pada 366 M ditetapkanlah Natal sebagai hari lahirnya Yesus Kristus… sembari menghilangkan pengaruh dewa matahari dari romawi… Meskipun mereka sudah menjadi Kristen dan tidak lagi menyembah dewa matahari, namun natal tetap dirayakan dengan berbagai hiasan dan pesta… Dan tradisi tersebut menyebar dengan cepat di Eropa dan sampai kini di Indonesia…

Sejarah Kelahiran Yesus Kristus…

Dalam kitab Lukas dikatakan bahwa dalam bulan keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke Nazaret untuk menemui seorang perawan bernama Maria…. Gabriel menyampaikan pada Maria bahwa ia akan mengandung seorang Anak yang harus dinamainya Yesus.. meskipun Maria ragi karena ia belum bersuami, melainkan hanya bertunangan dengan Yusuf… Namun Malaikat mengatakan bahwa Roh Kudus akan menaunginya dan Anak yang dikandungnya akan disebut Kudus, Anak Allah…

Pict 4

Ketika itu Kaisar Agustus memerintahkan agar semua orang mendaftarkan dirinya di kota kelahirannya masing-masing…maka pergilah Yusuf ke Betlehem, kota kelahiran Daud karena Yusuf berasal dari keturunan Daud. ketika itu penginapan telah penuh, dan sudah tiba waktunya bagi Maria untuk melahirkan… Maka merekapun akhirnya menginap di sebuah kandang domba dan disanalah Maria melahirkan Yesus… Bayi Yesus dibungkus kain lampin dan diletakkan diatas palungan… Dan dikunjungi oleh gembala dan orang majus… Sungguh sebuah momen kesederhanaan… satu-satunya yang meriah adalah nyanyian malaikat sorga yang menyambut kedatanganNya…

What’s Christmas for you???

Inilah pertanyaan yang terbesit di benak saya 2 tahun yang lalu…. Pertanyaan yang saya temukan tepat di malam natal… Saat itu saya baru saja pulang ibadah malam natal… Sepulang dari gereja saya menonton acara perayaan natal yang meriah dan megah di televisi…. Namun aneh, saya tidak terlalu menikmatinya…. ada yang mengganjal di hati saya… Saya pun berkeliling Jakarta naik motor bareng om saya (kalo dalam bahasa bataknya Tulang, tapi bukan tulang belulang loh ya…πŸ™‚ hehehe) apa yang say lihat di jalanan sungguh berbeda dengan apa yang ada di televisi… Masih banyak orang-orang yang duduk di kolong-kolong jembatan dan jalan layang… masih banyak pemulung yang mengais-ngais sampah, dan masih banyak orang mengemis di malam natal…. Satu pertanyaan besar terbesit… Kenapa dana sebesar itu tidak dibagikan kepada mereka-mereka ini? Kenapa harus buat acara besar segala?? Bukankah lebih baik jika dana besar untuk acara natal semegah itu digunakan untuk membeli makanan untuk dibagi-bagikan kepada mereka yang masih kelaparan di malam natal???? Saya bisa membayangkan bagaimana Natal tersebut akan dihadiri orang-orang berbpakaian serba baru, berpenampilan menarik dan penuh dengan berbagai aroma parfum… sedangkan orang-orang seperti yang saya lihat di jalan hanya menunggu di luar selama acara… Dan masuk ketika acara sudah selesai, untuk memungut sisa-sisa botol minuman, sampah, atau bahkan mengais makanan yang tersisa…. Natal untuk siapa??? Mengapa mereka justru di luar ketika acara berlangsung dan masuk ketika acara selesai??? Bukankah Natal juga untuk mereka??? Bukankah Kristus datang sebagai manusia biasa?? sebagai rakyat jelata dan bukan sebagai anak seorang bangsawan??? Dia lahir sebagai rakyat biasa agar mampu menjangkau semua golongan…. bukan hanya golongan atas… lalu ada apa dengan Kristen saat ini??? Kita terlarut dalam tradisi bangsa romawi… dan melupakan makna Natal yang sebenarnya… Memang… tidak ada yang salah dengan hiasan dan perayaan natal… namun bukankah akan lebih indah jika Natal dijadikan momen untuk berbagi dan melayani mereka yang membutuhkan?? Bukankah Yesus datang untuk melayani dan bukan untuk dilayani (Mat 20:28, Mark 10:45, )??? biarlah ini menjadi renungan bagi kita semua….

God Bless you guys….

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: